Categories
Berita

76 Mahasiswa PGMI IAIN Palopo Presentasikan Rancangan Judul Skripsi, Siap Menuju Tahap Pembimbingan

Palopo, 6 Mei 2022 – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAIN Palopo sukses menyelenggarakan Seminar Rancangan Judul Skripsi Mahasiswa Angkatan 2022. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa, 5–6 Mei 2022, bertempat di Gedung FTIK Lantai 1 dan Ruangan Prodi PGMI IAIN Palopo, dari pukul 08.00 hingga 17.00 WITA.

Sebanyak 76 mahasiswa berpartisipasi dalam seminar ini, yang menjadi salah satu tahapan penting sebelum memasuki proses penyusunan skripsi. Dalam forum tersebut, setiap mahasiswa memaparkan dan mempertanggungjawabkan rancangan judul penelitian mereka di hadapan tim dosen penelaah. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa judul yang diajukan telah memenuhi standar akademik, relevan dengan bidang pendidikan dasar, serta memungkinkan untuk dilanjutkan ke tahap penelitian.

Tim penelaah terdiri dari 16 dosen Prodi PGMI dengan latar belakang keilmuan yang beragam dalam bidang pendidikan dasar. Mereka di antaranya adalah Prof. Dr. H. Sukirman, SS., M.Pd., Prof. Dr. Edhy Rustan, M.Pd., Dr. Nurdin K., M.Pd., Dr. Muhammad Guntur, M.Pd., Dr. Firman, M.Pd., Dr. Mirnawati, M.Pd., Dr. Ahmad Munawir, M.Pd., Dr. Hisbullah, M.Pd., Dr. Sitti Harisah, M.Pd., Nurul Aswar, S.Pd., M.Pd., Arwan Wiratman, M.Pd., Ervi Rahmadani, M.Pd., Sukmawaty, S.Pd., M.Pd., Nilam Permatasari Munir, M.Pd., Sumardin Raupu, M.Pd., dan Agustan, M.Pd., yang memberikan masukan dan saran perbaikan terhadap setiap judul yang disampaikan mahasiswa.

Kegiatan berlangsung dalam suasana yang dinamis dan penuh semangat. Mahasiswa diberi ruang untuk menjelaskan ide penelitiannya, sementara dosen memberikan tanggapan kritis, koreksi, serta rekomendasi penguatan agar judul yang diajukan memiliki kejelasan fokus dan kelayakan untuk diteliti.

Salah satu peserta seminar, Dea Oktaviani, mengaku mendapat banyak manfaat dari kegiatan ini.

“Kegiatan ini sangat membantu saya dalam merancang judul yang lebih terarah. Banyak masukan yang membuat saya lebih yakin melanjutkan ke tahap berikutnya. Terima kasih kepada semua dosen yang sudah memberikan arahan kepada kami,” ujarnya.

Sebagai hasil dari seminar ini, sebanyak 76 judul penelitian telah ditetapkan sebagai judul final, dan selanjutnya akan diusulkan kepada Dekan FTIK untuk penerbitan Surat Keputusan (SK) pembimbing skripsi.

Ketua Prodi PGMI IAIN Palopo, Dr. Muhammad Guntur, M.Pd. menyampaikan bahwa seminar ini merupakan komitmen program studi dalam menjamin kualitas proses akademik mahasiswa. Ia berharap seluruh mahasiswa dapat segera melanjutkan ke tahap pembimbingan dan menyusun skripsi dengan baik, tepat waktu, dan berkualitas.

Categories
Berita

Dekan dan WD III FTIK Pantau Program Asistensi Mengajar PGMI dengan Monitoring Langsung ke Sekolah

IAIN Palopo – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAIN Palopo melaksanakan monitoring langsung terhadap mahasiswa Program Asistensi Mengajar PGMI di sejumlah sekolah di Kota Palopo. Monitoring ini berlangsung selama tiga hari, yaitu mulai Selasa hingga Kamis, 12 – 14 November 2024, dengan tujuan memastikan pelaksanaan program berjalan efektif sesuai dengan arahan dan harapan Prodi dan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Palopo.

Sekolah-sekolah yang menjadi lokasi pelaksanaan program BKP Asistensi Mengajar meliputi SD IT Insan Madani, SDN 1 Lalebbata, SDN 24 Temmalebba, SDN 34 Bara, SDN 54 Salupikung, SD IT Al-Bashirah, serta MI Datok Sulaiman Putra Palopo. Pada kegiatan ini, tim dosen pembimbing lapangan melakukan pemantauan dan evaluasi langsung terhadap mahasiswa peserta program MBKM yang ditempatkan di masing-masing sekolah.

Dekan FTIK, Prof. Dr. Sukirman, S.S., M.Pd., yang turut serta dalam kegiatan monitoring menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen fakultas terhadap mutu akademik.

“Monitoring ini tidak hanya untuk mengawasi pelaksanaan program, tetapi juga untuk memastikan bahwa setiap tahap berjalan sesuai standar yang ditetapkan Dikti dalam hal pelaksanaan pembelajaran berbasis praktik. Program ini menjadi langkah konkret dalam menjamin mutu lulusan yang siap berkompetisi di dunia kerja,” ujar Prof. Sukirman.

Lebih lanjut, Prof. Sukirman menjelaskan bahwa program Asistensi Mengajar MBKM ini juga menjadi sarana pengembangan keterampilan profesional mahasiswa dalam mengaplikasikan teori yang diperoleh di perkuliahan ke dalam praktik di lapangan.

“Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa dapat merasakan langsung pengalaman mengajar dan membangun kompetensi pedagogik yang sesuai dengan kebutuhan lapangan, yang pada akhirnya berkontribusi pada mutu lulusan,” tambahnya.

Dosen pembimbing yang terlibat dalam monitoring meliputi Dr. Muhammad Guntur, M.Pd., Nurul Aswar, M.Pd., Dr. Baderiah, M.Ag., Dr. Firman, M.Pd., Dr. Mirnawati, M.Pd., Dr. Hisbullah, M.Pd., Ervi Rahmadani, M.Pd., Lilis Suryani, M.Pd., Nilam Permatasari Munir, M.Pd., Arwan Wiratman, M.Pd., dan Bungawati, M.Pd. Kehadiran para dosen ini bukan hanya untuk memberikan bimbingan langsung di lapangan tetapi juga untuk melakukan evaluasi mendalam terkait efektivitas program asistensi mengajar yang tengah berlangsung.

Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari alur yang telah ditetapkan dalam juknis asistensi mengajar FTIK IAIN Palopo, guna memastikan bahwa program berjalan sesuai standar dan tujuan yang telah ditetapkan.

“Melalui kegiatan ini, kami dapat melihat langsung perkembangan mahasiswa, tantangan yang mereka hadapi, serta dampak pembelajaran bagi para siswa di sekolah,” ujar Dr. Muhammad Guntur, M.Pd., Ketua Prodi PGMI.

Dengan adanya monitoring langsung ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya dapat mengembangkan keterampilan mengajar, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktis yang bermanfaat di dunia pendidikan dasar. Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi bagi FTIK IAIN Palopo untuk peningkatan mutu program MBKM di masa mendatang.

Categories
Berita

Dari UIN Jogja untuk PGMI, Sekretaris Prodi Bawa Pulang Draft Kurikulum OBE ke IAIN Palopo

Yogyakarta — Sekretaris Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAIN Palopo, Nurul Aswar, S.Pd., M.Pd., turut ambil bagian dalam kegiatan Training of Trainer (ToT) Pemutakhiran Kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) serta Penyesuaian terhadap Permendikbud-Ristek Nomor 53 Tahun 2023. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari, sejak Kamis hingga Senin, 1–5 Februari 2024, bertempat di University Hotel of UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Acara bergengsi ini diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Perkumpulan Dosen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PD-PGMI) Indonesia dan diikuti oleh para pimpinan program studi PGMI dari seluruh Indonesia. Tujuannya adalah memperkuat pemahaman dan keterampilan dosen serta pengelola prodi dalam menyusun kurikulum terkini yang sesuai dengan tuntutan regulasi baru dan berbasis capaian pembelajaran lulusan.

Melalui pelatihan intensif ini, Sekretaris Prodi PGMI IAIN Palopo terlibat langsung dalam diskusi, penyusunan, serta simulasi implementasi kurikulum OBE. Hasilnya, sebuah draft kurikulum PGMI berbasis OBE berhasil disusun sebagai bentuk pemutakhiran dari kurikulum sebelumnya. Draft ini selanjutnya akan dibawa ke lingkungan kampus untuk didiskusikan lebih lanjut melalui forum Focus Group Discussion (FGD) sebelum ditetapkan secara resmi.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mengikuti kegiatan ini. Meski sempat terjadi miskomunikasi di awal hingga hampir tidak diizinkan mengikuti, namun akhirnya saya bisa bergabung dan mendapatkan banyak sekali ilmu baru, terutama hal-hal praktis dalam penyusunan kurikulum OBE,” ungkap Nurul Aswar.

Ia menambahkan, pengalaman ini sangat berharga dan akan memberikan kontribusi besar bagi pengembangan Prodi PGMI IAIN Palopo, khususnya dalam menghadapi proses re-akreditasi di masa mendatang.

Categories
Berita

Guru Besar UIN Mataram Ingatkan Generasi Milenial, Jangan Terjebak di Balik Layar!

PGMI IAIN Palopo, – Kuliah umum bertema “Ekspresi Keberagaman Generasi Milenial di Media Sosial” yang disampaikan oleh Prof. Dr. TGH Fahrurrozi Dahlan, QH, M.A., guru besar UIN Mataram, menjadi ajang pembekalan kritis bagi mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAIN Palopo. Digelar pada Senin, 23 Januari 2023, kegiatan ini tidak hanya membahas keberagaman, tetapi juga mengkritisi fenomena sosial milenial yang semakin lekat dengan dunia maya.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, menyambut hangat kehadiran Prof. Fahrurrozi. Ia berharap kehadiran sang guru besar ini dapat memberikan wawasan mendalam tentang media sosial yang kian mempengaruhi keberagaman dan perspektif generasi muda. “Kampus hijau” yang kini menaungi 24 prodi ini, menurut Prof. Abdul, harus siap mengarahkan mahasiswa agar tidak terjebak dalam ilusi digital.

Prof. Fahrurrozi, yang menyampaikan doa agar IAIN Palopo segera bertransformasi menjadi UIN, juga menekankan bahwa generasi Era 5.0 perlu mempersiapkan diri dengan keterampilan lebih kritis:

  1. Bersahabat dengan teknologi, namun tidak diperbudak oleh layar,
  2. Kolaborasi karena individualisme hanya membawa hasil setengah hati,
  3. Kreativitas, yang bukan sekadar hiasan tetapi menjadi bagian dari solusi nyata,
  4. Pendekatan holistik yang menghubungkan teori dengan dinamika sosial nyata, dan
  5. Selera humor, yang ia sebut penting untuk menciptakan suasana belajar yang manusiawi dan bebas tekanan.

Pesan tersirat Prof. Fahrurrozi jelas, yakni generasi muda diharapkan tidak sekadar eksis di dunia maya, tetapi juga berdaya di dunia nyata. Keterampilan ini, katanya, adalah kunci untuk membangun masa depan yang tidak sekadar tergantung pada teknologi, tetapi juga peduli pada nilai-nilai sosial.

“Media sosial itu ruang bebas, tapi tanpa filter kritis, justru bisa mengurung kita,” ujar Prof. Fahrurrozi mengingatkan mahasiswa agar tidak terjebak dalam ilusi popularitas maya yang sering kali menyesatkan.