Categories
Berita Uncategorized

Bukan ke Gunung atau Pantai, Mahasiswa PGMI UIN Palopo Pilih “Healing” di Masjid saat Ramadan

Palopo, (12/3/2026) — Puluhan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Palopo memilih mengisi momentum Ramadan dengan cara berbeda. Alih-alih berlibur atau mencari tempat rekreasi, mereka melakukan “healing” dengan menggelar kegiatan Safari Ramadan di Masjid Nurul Haq, Latuppa Km 9, Kota Palopo, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PGMI UIN Palopo tersebut secara resmi dibuka oleh Lurah Latuppa, Dedi, S.An., dan akan berlangsung selama empat hari, mulai 12 hingga 15 Maret 2026.

Safari Ramadan tahun ini mengusung tema “Healing Ramadan: Mengabdi, Mendidik, dan Menebar Keberkahan.” Kegiatan tersebut melibatkan seluruh pengurus HMPS PGMI UIN Palopo sebagai pelaksana.

Ketua HMPS PGMI UIN Palopo, Azhar, mengatakan bahwa Safari Ramadan merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang memadukan pembinaan spiritual dengan pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak.

“Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PGMI FTIK UIN Palopo menyelenggarakan kegiatan Safari Ramadan sebagai bentuk pengabdian yang mengintegrasikan pembinaan spiritual, pendidikan Al-Qur’an, serta penguatan ukhuwah Islamiyah,” kata Azhar dalam sambutannya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 30 siswa usia sekolah dasar yang berasal dari TPA di tiga masjid di Kelurahan Latuppa. Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa akan mendampingi anak-anak dalam berbagai aktivitas keagamaan dan edukatif.

Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi ceramah Ramadan, pembelajaran membaca Al-Qur’an bagi anak-anak, buka puasa bersama, salat berjamaah dan tarawih, tadarus Al-Qur’an, serta dzikir pagi. Selain itu, panitia juga mengadakan lomba edukatif Islami, seperti lomba adzan, hafalan doa harian, hafalan surah-surah pendek, serta lomba bacaan salat.

Pembukaan kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Prodi PGMI UIN Palopo, Dr. Muhammad Guntur, M.Pd.; Sekretaris Prodi PGMI, Nurul Aswar, S.Pd., M.Pd.; serta dosen PGMI, Muhammad Faathir Husain Misba, M.Pd.

Dalam sambutannya, Ketua Prodi PGMI UIN Palopo, Dr. Muhammad Guntur, menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan nilai-nilai keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Bulan Ramadan merupakan momentum peningkatan kualitas spiritual, sosial, dan intelektual umat Islam. Bagi mahasiswa, Ramadan menjadi ruang aktualisasi nilai-nilai keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat sebagaimana diamanatkan dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa mahasiswa PGMI sebagai calon guru sekolah dasar memiliki tanggung jawab moral untuk mengimplementasikan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian secara nyata di tengah masyarakat.

Menurutnya, tema kegiatan yang diangkat juga memiliki makna khusus bagi mahasiswa.

“Tema Healing with Ramadan: Mengabdi, Mendidik, dan Menebar Keberkahan menunjukkan bahwa momentum Ramadan dapat menjadi ruang healing yang positif. Jadi, healingnya bukan ke gunung, tetapi ke masjid saat Ramadan untuk mengabdi, mendidik, dan menebar keberkahan bagi masyarakat Latuppa, khususnya bagi siswa usia sekolah dasar,” katanya.

Sementara itu, Lurah Latuppa, Dedi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Safari Ramadan oleh mahasiswa PGMI UIN Palopo di wilayahnya. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pembinaan keagamaan bagi anak-anak.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada mahasiswa PGMI UIN Palopo yang telah memilih Kelurahan Latuppa sebagai lokasi kegiatan Safari Ramadan. Kehadiran mahasiswa tentu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, terutama dalam membina generasi muda agar lebih dekat dengan Al-Qur’an dan kegiatan keagamaan,” ujar Dedi.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada masa mendatang karena mampu mempererat hubungan antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan masyarakat.

Categories
Berita Uncategorized

Sekretaris Prodi PGMI UIN Palopo Jadi Juri Lomba Cerdas Cermat SMA Wilayah I Sulsel

Palopo — 28 Oktober 2025. Sekretaris Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Palopo, Nurul Aswar, S.Pd., M.Pd., dipercaya menjadi juri pada Lomba Cerdas Cermat (LCC) SMA Wilayah I Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan berlangsung dari pagi hingga malam hari di Kompleks Pesantren Datok Sulaiman Putri Palopo, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025 sehingga menambah makna tersendiri bagi semangat generasi muda peserta lomba.

Lomba Cerdas Cermat SMA Tingkat Provinsi bertajuk Andalan Smart League 2025, yaitu program kompetisi akademik tingkat provinsi yang dirancang untuk menumbuhkan pelajar cerdas, unggul, berdaya saing, serta berkarakter. Dinas Pendidikan Sulsel menjadikan ajang ini sebagai wadah bagi siswa SMA menunjukkan prestasi dan sportivitas, sekaligus mempererat jejaring positif antar sekolah.

Pelaksanaan LCC Andalan Smart League 2025 dibagi ke dalam tiga wilayah besar. Untuk Wilayah I, Kota Palopo ditetapkan sebagai tuan rumah dan menjadi pusat kegiatan bagi peserta dari tujuh kabupaten/kota, yakni Enrekang, Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Kota Palopo.

Para juara dari dari masing-masing daerah di wilayah ini berhak melaju ke babak tingkat provinsi untuk memperebutkan tiket mewakili Sulawesi Selatan pada ajang nasional.

LCC Wilayah I menghadirkan jajaran juri yang terdiri dari akademisi beberapa perguruan tinggi, terutama Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP), dan UIN Palopo. Keterlibatan lintas kampus ini memastikan penilaian berlangsung objektif dan profesional.

Kompetisi berjalan dinamis sepanjang hari. Para peserta diuji melalui rangkaian soal yang mencakup wawasan kebangsaan, ilmu pengetahuan, hingga isu sosial dan politik. Format soal yang variatif—mulai dari cepat-tepat, model lemparan, hingga babak rebutan—mendorong peserta untuk tampil strategis, akurat, dan tetap tenang dalam tekanan.

Keterlibatan Sekretaris Prodi PGMI sebagai juri menunjukkan komitmen UIN Palopo dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di wilayah Sulawesi Selatan. Selain memperluas jejaring akademik, kehadiran dosen sebagai juri memberi ruang kontribusi langsung dalam membina kecerdasan dan karakter generasi muda.

“Berlangsung tepat di Hari Sumpah Pemuda, lomba ini terasa sangat istimewa. Semangat peserta luar biasa, dan kegiatan ini menjadi bukti bahwa pelajar kita memiliki potensi besar untuk terus maju,” ujar Nurul Aswar.

Dengan terselenggaranya LCC Wilayah I di Palopo, kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi antarsekolah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara sekolah, pemerintah, dan perguruan tinggi dalam memajukan kualitas pendidikan Sulawesi Selatan.

Categories
Berita Pengumuman Yotube

Dekan FTIK UIN Palopo Lepas 48 Mahasiswa Asistensi Mengajar PGMI 2025

Palopo — Senin, 29 September 2025. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Palopo secara resmi melepas 48 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) untuk melaksanakan Program Asistensi Mengajar tahun 2025. Kegiatan berlangsung pada apel pagi di Lapangan FTIK UIN Palopo.

Pelepasan ini dilakukan oleh Dekan FTIK Prof. Dr. H. Sukirman, S.S., M.Pd., dan dihadiri oleh para wakil dekan, ketua dan sekretaris prodi se-FTIK, terkhusus Ketua Prodi PGMI Dr. Muhammad Guntur, M.Pd., Sekretaris Prodi PGMI Nurul Aswar, S.Pd., M.Pd., tenaga kependidikan, dan dosen pembimbing lapangan (DPL).

Dalam amanatnya, Dekan FTIK menegaskan pentingnya program Asistensi Mengajar sebagai bagian dari implementasi kurikulum dan standar nasional pendidikan tinggi.

“PGMI selalu menjadi contoh dan terdepan dalam menjalankan program pendidikan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Saya berharap prodi lain dapat meneladani gerak cepat PGMI,” ujar Sukirman.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga nama baik fakultas dan membuktikan kualitas unggul sebagai representasi Prodi PGMI yang berhasil meraih akreditasi Unggul tertinggi di UIN Palopo serta wilayah Indonesia Timur.

Diterjunkan ke Tujuh Sekolah Mitra

Koordinator program sekaligus Sekretaris Prodi PGMI, Nurul Aswar, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa 48 mahasiswa akan ditempatkan di tujuh sekolah mitra di Kota Palopo, yaitu SDN 1 Lalebbata, SDN 24 Temmalebba, SDN 44 Rampoang, SDN 54 Salupikung, SDIT Insan Madani, SDIT Al-Bashirah, dan MI Datok Sulaiman Putra Palopo.

Mahasiswa akan menjalani program hingga masa pembagian rapor (bulan Desember) karena Asistensi Mengajar merupakan kegiatan perkuliahan satu semester penuh di luar kampus.

“Sekolah-sekolah ini menjadi ruang praktik bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan teori yang mereka peroleh di kelas. Kami yakin mereka akan memberi dampak positif bagi sekolah mitra,” tegas Aswar.

Ketua Prodi PGMI, Dr. Muhammad Guntur, M.Pd., menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam memadukan teori dan praktik kependidikan secara langsung.

“Asistensi Mengajar adalah program penting yang menyiapkan mahasiswa PGMI sebagai calon guru profesional. Kami berharap mereka dapat membawa inovasi pembelajaran dan menjadi agen perubahan di sekolah dasar,” jelas Guntur.

Guntur juga menambahkan bahwa PGMI UIN Palopo akan terus memperkuat kemitraan dengan sekolah-sekolah mitra untuk menjaga kualitas implementasi pembelajaran.

Categories
Berita

76 Mahasiswa PGMI IAIN Palopo Presentasikan Rancangan Judul Skripsi, Siap Menuju Tahap Pembimbingan

Palopo, 6 Mei 2022 – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAIN Palopo sukses menyelenggarakan Seminar Rancangan Judul Skripsi Mahasiswa Angkatan 2022. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa, 5–6 Mei 2022, bertempat di Gedung FTIK Lantai 1 dan Ruangan Prodi PGMI IAIN Palopo, dari pukul 08.00 hingga 17.00 WITA.

Sebanyak 76 mahasiswa berpartisipasi dalam seminar ini, yang menjadi salah satu tahapan penting sebelum memasuki proses penyusunan skripsi. Dalam forum tersebut, setiap mahasiswa memaparkan dan mempertanggungjawabkan rancangan judul penelitian mereka di hadapan tim dosen penelaah. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa judul yang diajukan telah memenuhi standar akademik, relevan dengan bidang pendidikan dasar, serta memungkinkan untuk dilanjutkan ke tahap penelitian.

Tim penelaah terdiri dari 16 dosen Prodi PGMI dengan latar belakang keilmuan yang beragam dalam bidang pendidikan dasar. Mereka di antaranya adalah Prof. Dr. H. Sukirman, SS., M.Pd., Prof. Dr. Edhy Rustan, M.Pd., Dr. Nurdin K., M.Pd., Dr. Muhammad Guntur, M.Pd., Dr. Firman, M.Pd., Dr. Mirnawati, M.Pd., Dr. Ahmad Munawir, M.Pd., Dr. Hisbullah, M.Pd., Dr. Sitti Harisah, M.Pd., Nurul Aswar, S.Pd., M.Pd., Arwan Wiratman, M.Pd., Ervi Rahmadani, M.Pd., Sukmawaty, S.Pd., M.Pd., Nilam Permatasari Munir, M.Pd., Sumardin Raupu, M.Pd., dan Agustan, M.Pd., yang memberikan masukan dan saran perbaikan terhadap setiap judul yang disampaikan mahasiswa.

Kegiatan berlangsung dalam suasana yang dinamis dan penuh semangat. Mahasiswa diberi ruang untuk menjelaskan ide penelitiannya, sementara dosen memberikan tanggapan kritis, koreksi, serta rekomendasi penguatan agar judul yang diajukan memiliki kejelasan fokus dan kelayakan untuk diteliti.

Salah satu peserta seminar, Dea Oktaviani, mengaku mendapat banyak manfaat dari kegiatan ini.

“Kegiatan ini sangat membantu saya dalam merancang judul yang lebih terarah. Banyak masukan yang membuat saya lebih yakin melanjutkan ke tahap berikutnya. Terima kasih kepada semua dosen yang sudah memberikan arahan kepada kami,” ujarnya.

Sebagai hasil dari seminar ini, sebanyak 76 judul penelitian telah ditetapkan sebagai judul final, dan selanjutnya akan diusulkan kepada Dekan FTIK untuk penerbitan Surat Keputusan (SK) pembimbing skripsi.

Ketua Prodi PGMI IAIN Palopo, Dr. Muhammad Guntur, M.Pd. menyampaikan bahwa seminar ini merupakan komitmen program studi dalam menjamin kualitas proses akademik mahasiswa. Ia berharap seluruh mahasiswa dapat segera melanjutkan ke tahap pembimbingan dan menyusun skripsi dengan baik, tepat waktu, dan berkualitas.

Categories
Berita

Berbasis Riset, PGMI IAIN Palopo Lakukan Pengabdian di Negeri Xanana Gusmão

Dili, Timor Leste — Ada yang berbeda di halaman Sekolah Dasar Yayasan An-Nur, Dili, akhir Mei lalu. Tawa riang anak-anak berpadu dengan keseriusan mereka mencatat, mengamati, lalu menuliskan kata demi kata. Bukan tugas biasa, mereka tengah belajar menciptakan puisi—menggali rasa, menyusun diksi, dan mengekspresikan pengalaman mereka. Semua itu merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional yang dilaksanakan oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), IAIN Palopo.

Berlangsung pada 25–29 Mei 2024, kegiatan ini mengusung tajuk “Pelatihan dan Pendampingan Siswa Sekolah Dasar dalam Menciptakan Puisi melalui Metode Karya Wisata.” Pelatihan yang berbasis riset ini diikuti oleh 42 siswa dan dipandu langsung oleh dosen PGMI IAIN Palopo, Nurul Aswar, S.Pd., M.Pd., yang juga menjabat sebagai Sekretaris Prodi.

“Kami percaya bahwa puisi bukan hanya soal estetika bahasa, tapi juga cara anak-anak mengasah kepekaan, mengungkapkan perasaan, dan menghargai lingkungan sekitar,” ujar Aswar. “Metode karya wisata kami pilih agar proses belajar menjadi menyenangkan dan bermakna.”

Para siswa diajak menyusuri berbagai sudut kota Dili—mengamati pantai, pepohonan, suara burung, dan interaksi sosial di sekitar mereka. Semua pengamatan itu kemudian diolah menjadi puisi. Tidak sedikit dari mereka yang menulis tentang laut, keluarga, atau tentang mimpi yang ingin mereka gapai.

Selama proses pelatihan, siswa tidak hanya dibimbing menulis, tetapi juga diberi pendampingan dalam menyunting dan menyempurnakan karya mereka. Di akhir program, seluruh puisi akan dikumpulkan dan dibukukan dalam sebuah antologi puisi siswa An-Nur Dili—sebagai karya nyata dari proses belajar dan bentuk kontribusi literasi antarbangsa.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Mohammad Anwar da Costa, Ketua Yayasan An-Nur, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim IAIN Palopo. “Kami sangat bersyukur atas kesempatan ini. Anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang sangat berarti. Ini adalah awal yang baik bagi pengembangan potensi mereka,” ujarnya.

Program pengabdian ini juga menjadi bagian dari misi internasionalisasi IAIN Palopo dalam penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan menjangkau wilayah lintas negara dan mengangkat pendekatan berbasis riset, kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa pendidikan tinggi Indonesia dapat memberi dampak luas, bahkan hingga ke negeri seberang.

Rektor IAIN Palopo, dalam berbagai kesempatan, kerap menegaskan pentingnya mahasiswa dan dosen mengambil peran aktif dalam membangun jejaring internasional yang bermanfaat secara akademik maupun sosial. Kegiatan PKM di Dili ini menjadi salah satu implementasinya.

Melalui langkah kecil di bumi Xanana Gusmão, PGMI IAIN Palopo membuktikan bahwa pengabdian bukan hanya soal mengajar, tetapi juga soal menyemai inspirasi—dalam bentuk kata, karya, dan kepedulian lintas batas.